[CreepyPasta Story] My Sister

Sejujurnya, aku bukanlah seorang penulis. Tapi kali ini aku akan menceritakan tentang pengalamanku sejenak.
.
.
.
Akhirnya selesai juga tugasku setelah pindahan ke rumah baru dihari libur yang memuakan ini. Bayangkan saja! Aku diharuskan membereskan kardus-kardus besar berisi pakaianku, mama, papa, dan kakakku. Yah, mungkin tidak masalah membereskan kardus pakaian milik kedua orangtuaku, namun yang aku rasa tidak adil itu mengapa aku diharuskan pula membereskan kardus pakaian kakakku-si-jalang-pecinta-pria-itu. Cih! Tak akan sudi aku menyebutkan namanya kepada kalian semua. Bagiku, dia hanyalah hama dalam keluarga ini.

Aku memang terlahir dalam keadaan ‘sempurna’. Ya, jelas itu secara fisik. Terkadang kesempurnaan kita adalah sumber terbimageesar masalah dalam hidup ini. Kalian tau? Sejak aku kecil, aku selalu merasa terbully oleh keluargaku sendiri. Aku tidak pernah dianggap sebagai anak dan aku selalu dijadikan babu dirumah. Itu semua karena kakakku! Kedua orang tuaku lebih memerhatikan dan memanjakan kakakku karena ia mempunyai penyakit serius semenjak lahir. Tidak perlu dibahas penyakit apa itu, penyebabnya apa, ataupun bagaimana penanggulangannya. Karena, apapun yang ada dihidupnya itu menurutku adalah sampah.

.
.
.
Pagi ini kedua orang tua ku pergi kerumah oma dan opa. Sekedar berkunjung di akhir pekan.
Kegiatan pertama yang akan aku lakukan hari ini setelah kedua orang tuaku pergi adalah menyetrika, kemudian menyapu dan mengepel lantai.

Kebetulan sekali, kakakku sepertinya hari ini sedang dirumah dan tidak ada acara kemana-mana. Buktinya ia baru saja menuruni tangga dari kamarnya menuju dapur. Seperti biasa, aku pun langsung menyiapkankannya sarapan. Tidak ada perbincangan sama sekali. Sunyi. Hanya ada suara sendok garpu yang beradu dengan piring.

Setelah makan, ia langsung tidur-tiduran disofa ruang tv sambil menonton film kesukaannya. Sekilas kemudian, aku lihat dia sudah terlelap. Aku pun mematikan tv nya dan menggantikan dengan alunan musik kesukaanku di tape.

Aku langsung mengerjakan tugasku dihari yang melelahkan ini. Seperti yang aku bilang tadi, pertama-tama aku harus menyetrika. Ketika aku sedang menyetrika, aku dikagetkan oleh suara kakakku yang tertawa nyaring dan sangat keras. Ku kira dia sedang mengigau akibat terlalu banyak menghisap ganja atau sebagainya. Aku pun memperbesar volume tape ku karena suara kakakku sangat mengganggu pekerjaanku.

Beberapa menit setelah aku memperbesar suara tapeku, kakakku sudah tak mengigau lagi. Ku kira dia akan terbangun kemudian memaki ku karena suara tape ku yang terlalu besar, ternyata tidak. Ku intip dengan perlahan, ternyata dia kembali tertidur.

Aku pun membereskan setrikaanku yang telah selesai ku kerjakan. Kemudian, aku langsung menyapu dan mengepel lantai hingga bersih.
Tidak terasa waktu telah sore. Aku bergegas mandi dan menyiapkan beberapa barang bawaanku untuk berlibur dirumah seorang temanku. Dan sore ini, aku harus segera pergi sebelum orangtuaku tiba dirumah.
-TheEnd-


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s